RSS
Facebook
Twitter

17 July 2014

Cara Menghubungkan 4 Komputer



Cara Menghubungkan 4 Komputer 

Siapkan kabel LAN dengan konfigurasi Straight, HUB / Switch, dan komputer. Hubungkan ujung konektor pada port ethernet di komputer dan konektor satunya di hubungkan ke HUB/Switch, lihat gambar berikut:
Setting IP Address.
Setelah kita sudah menyiapkan koneksi  fisiknya, kemudian agar keempat komputer dapat saling bisa berkomunikasi,  maka harus diset IP address pada masing-masingkomputer ( komputer A,B,C,D).
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
capturenya saya pakai Windows 7
• Klik Start – Control Panel – Network And Sharing Center – Change Adapter Setting
• Kemudian klik Local Area Connection
• kemudian klik kanan lalu pilih Properties
LAN_FurqonQolbi
• Klik Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4)
• kemudian pilih Properties
IPV4_FurqonQolbi
• Pilih Use the following IP address
• Isikan IP address : 192.168.1.1
• Subnet mask : 255.255.255.0
• Klik OK
Setting Ip Komputer A selesai.
Lakukan langkah yang sama untuk komputer B,C,D yang beda adalah dalam mengisi IP address
• Untuk komputer B, isi IP address dengan : 192.168.1.2
• Untuk komputer C, isi IP address dengan : 192.168.1.3
• Untuk komputer D, isi IP address dengan : 192.168.1.4
Selesai sudah pemberian alamat IP address untuk keempat komputer.
• Untuk mengecek koneksi komputer A,B,C danD dapat dilakukan dengan perintahping
(untuk dapat melakukan perintah ping, offkan/matikan terlebih dahulu Windows Firewallnya, masuk dari Control Panel–> Windows Firewall –> Turn off Windows Firewall)
Perintah Ping dari komputer A ke Komputer B
• Di Komputer A masuk ke Command prompt
Start – Accessories – Command Prompt
• Pada jendela Command Prompt ketik : Ping 192.168.1.2   kemudian tekan Enter
•  Lakukan juga perintah ping dari setiap komputer untuk mengecek koneksi apakah sudah benar atau tidak

10 July 2014

Komunikasi Media Data

Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan.
Baik lokal maupun yang luas, seperti internet. Unsur komunikasi data terdiri dari Sumber Data (Transmitter), Media komunikasi data (Media Transmisi) dan Penerima Data (Receiver). Hal-hal penting yang harus diperhatikan disini adalah: Media Transmisi, Kapasitas Channel Transmisi, Type Channel Transmisi, Kode Transmisi, Mode Transmisi, Protocol System dan Penanganan Kesalahan Transmisi.
1. Media Transmisi
Menentukan kualitas dan kecepatan transmisi.Bisa berbentuk Kabel (UTP, STP, coaxial cable dan fiber optic cable), dan/atau berbentuk gelombang elektromegnetik (microwave, satelite system, infrared dan Laser system).
2. Kapasitas Channel Transmisi
Bandwidth adalah ukuran kecepatan transmisi yang dituliskan dlm satuan bps.Transfer-rate dari kapasitas transmisi dibagi dalam tiga kategori, yaitu Narrow band channel, Voice band channel dan wide band channel.
a. Narrow band channel : bandwidth rendah (50 s.d. 300 bps), biaya transmisi tinggi dan tingkat kesalahan transmisi tinggi.
b. Voice band channel : bandwidth menengah (300 s.d. 500 bps), biaya transmisi sedang dan tingkat kesalahan transmisi sedang.Wide band channel : bandwidth tinggi (500 s.d. 1 juta bps), biaya transmisi reandah dan tingkat kesalahan transmisi rendah.
3. Tipe Channel Transmisi
Ada tiga tipe channel transmisi, yaitu One Way Transmision, Either Way Transmision dan both Way Transmision.
a. One Way Transmision : Transmisi data hanya arah (Simplex), misalnya telegram, siaran Radio, Televisi, dsb.
b. Either Way Transmision : Transmisi data bisa dua arah secara bergantian (Half Duplex – HDX), misalnya telegram, faksimil, handy talky, dsb.
c. Both Way Transmision : Transmisi data bisa dua arah secara langsung (Full Duplex – FDX), misalnya komunikasi lewat telepon.

4. Kode Transmisi
Komunikasi data dilakukan dalam bentuk kode bilangan biner. Ada beberapa cara dalam kodefikasi character, diantaranya adalah :
a. Boudot Code menggunakan kombinasi 5 buah digit biner (binary digit – bit), sehingga character yang dapat dikodefikasikan hanya 32 buah. Untuk melengkapi kodefikasi lainnya maka ditambahkan kode khusus, yaitu jika alphabet maka sebelumnya diawali dengan kode Letter shift (11111) dan selain alphabet diawali dengan Figure shift (11011). Contohnya : 11111 10101 00011 dibaca : YA
11011 10101 00011 dibaca : 6 –
b. SBCDIC menggunakan kombinasi 6 buah digit biner yang terbagi menjadi dua kelompok (2 bit dan 4 bit), sehingga dapat dikodefikasikan sebanyak 64 character.
c. EBCDIC menggunakan kombinasi 8 buah digit biner yang terbagi menjadi dua kelompok (4 bit dan 4 bit untuk Code Zone dan Character Zone), dan jumlah character yang dapat dikodefikasikan sebanyak 128 buah.
d. ASCII menggunakan kombinasi 8 buah digit biner dalam satu kelompok (8 bit), sehingga total character yang dapat dikodefikasikan sebanyak 256 character.
5. Mode Transmisi
Mode transmisi dapat berbentuk paralel (paralel transmission) dan dapat pula berbentuk seri (serial transmission). Pada paralel transmission semua setiap bit dari character ditransmisikan secara simultan setiap saat. Jika kode transmisinya ascii maka dibutuhkan 8 channel untuk mentransmisikan data. Jelas hal ini sangat tidak efisien. Pada serial transmission semua setiap bit dari character yang ditransmisikan oleh transmitter dilaksanakan secara berurutan (serial), selanjutnya receiver merakit kembali arus bit-bit yang datang ke dalam bentuk character. Pada mode Serial transmission dapat berbentuk Synchronous transmission atau Asynchronous transmission.
SYNCHRONOUS TRANSMISSION
• Sinkronisasi waktu / Sinkronisasi bit, diatur oleh clock generator dari transmitter dan receiver.
• Digunakan dua buah character kontrol sinkronisasi (SYN = 00010110) untuk mengawali transmisi dari setiap blok data ke receiver.
ASYNCHRONOUS TRANSMISSION
• Tidak perlu adanya sinkronisasi waktu.
• Tiap character yang ditransmisikan diawali dengan start-bit (0) dan diahiri dengan stop-bit (1), sehingga transmisi data secara keseluruhan lebih aman.
ASYNCHRONOUS TRANSFER MODE (ATM)
• Tidak perlu adanya sinkronisasi waktu.
• Tiap paket data character yang ditransmisikan diawali dengan start-bit (0) dan diahiri dengan stop-bit (1), paket data terdiri dari 48 bit ( = 6 character ).
6. Protocol System
Agar kompatibel antara transmitter dengan receiver dalam proses komunikasi data, maka diatur oleh Protocol System, yaitu software yang mengatur kesamaan antara transmitter dan receiver dalam hal kecepatan transmisi, format data, tipe transmisi, kode transmisi, dll., yang diatur dalam OSI layer. Pengaturan transmisi data oleh OSI Layer bertujuan untuk mengurangi / menghilangkan kompleksitas pada proses komunikasi data.
Model Open Systems Interconnection (OSI) 
Diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Model Layer OSI
Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
“Open” dalam OSI
open.gif“Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).
Modularity
“Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.
Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.
7 Layer OSI
Model OSI terdiri dari 7 layer :
Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data Link
Physical
Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.
Model OSI : Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
Application Layer : menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna, layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program computer, seperti program e-mail dan servis lain yang berjalan di jaringan seperti server printer atau aplikasi computer l;ainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan. Mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protocol yanmg berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Presentation Layer : bertanggungjawab bagaimana data dikonversi dan di format untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .GIF dan .JPG untuk gambar layer ini membentuk kode konversi, trnslasi data, enkripsi dan konversi. Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi kedalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protocol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak director (redictor Software). Seperti llayanan worksatation (dalam Windows NT) dan juga Network Shell ( semacam Virtual Network Computing) (VNC) atau Remote Dekstop Protocol (RDP).
Session Layer : menentukan bagaimna dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi. Bagaimna mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer di sebut “session”. Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara atau di hancurkan. Selain itu, di level inio juga dilakukan resolusi nama.
Transport Layer : bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end – to _ end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling) Berfungsi untuk memecahkan data kedalam paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan yang telah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement) dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.
Network Layer : bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, menjaga antrian tafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk “Paket”. Berfungsi untuk mendefinisikan  alamat-alamat IP, membuat Header untuk paket-paket dan kemudian melakukan routing melalui internet-working dengan menggunakan router dan switch layer 3.
Data Link Layer : menyediakan link untuk data. Memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara system koneksi dengan penaganan error. Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras( seperti halnya di Media Access Control Address ( MAC Address), dan menetukan bagaimna perangkat perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level; ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC)dan lapisan Media Access Control (MAC).
Physical Layer : bertyanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media (seperti kabel) dan menjaga koneksi fisik antar system. Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau token Ring), topologi jaringan dan pengkabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
7. Penanganan Kesalahan Transmisi
Kesalahan transmisi terjadi karena datanya rusak, atau adanya gangguan dari noise.Penanganan Kesalahan Transmisi dapat dilakukan dengan cara Echo Technique, Two Coordinate Parity Checking dan Cyclic Redudancy Checking.
  • Paket data yang ditransmisikan oleh Transmitter dibandingkan dengan paket data yang ditransmisi balik oleh Receiver ke Transmitter.
  • Jika paket data yang ditransmisikan sama dengan yang diterima kembali, berarti tidak ada kesalahan transmisi data.
  • Jika paket data yang ditransmisikan tidak sama dengan yang diterima kembali, maka paket data akan ditransmisi ulang oleh Transmitter.
  • TWO COORDINATE PARITY CHECKING
  • Setiap karakter yang ditransmisikan memiliki bit parity tertentu.
  • Perubahan nilai bit pada karakter akan merubah nilai parity bitnya.
  • Paket data yang ditransmisikan dibandingkan dengan data Block Check Character (BCC). CYCLIC REDUDANCY CHECKING ( CRC )
  • CRC merupakan kode pendeteksian kesalahan yang paling umum, dimana setiap blok/frame dari message/data dengan ukuran b-bit, ditambah bit-bit atribut tertentu sebanyak s-bit sehingga ukuran setiap frame data yang dikirimkan (b+s) bit.
  • Untuk tiap frame data ke-n (ditentukan dari atribut FCS), pada Receiver akan dilakukan pembagian dengan n, sehingga diperoleh : n.(b+s)/n = (b+s) bit. Jika ukuran memory hasil bagi adalah : (b+s) bit, berarti frame data yang ditrans-misikan adalah benar. Tetapi sebaliknya jika hasilnya ≠ (b+s) bit, berarti terdapat kerusakan pada frame data yang ditransmisikan.

Kesimpulan :
Unsur komunikasi data terdiri dari Sumber Data (Transmitter), Media komunikasi data (Media Transmisi) dan Penerima Data (Receiver). Hal-hal penting yang harus diperhatikan disini adalah: Media Transmisi, Kapasitas Channel Transmisi, Type Channel Transmisi, Kode Transmisi, Mode Transmisi, Protocol System dan Penanganan Kesalahan Transmisi.

2 July 2014

TKJ

Kali ini saya akan berbagi ebook tentang materi pelajaran smk khususnya Jurusan TKJ,Apa itu TKJ??? TKJ adalah Teknik Komputer Jaringan
Ebook ini saya dapatkan dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan,Lumayan lah untuk menambah wawasan tentang Teknik Komputer Jaringan
ok langsung saja sedot ebooknya di bawah ini

Saya menggunakan Direct download, jadi kalian tidak usah klik-klik skip ads (kelamaan klo klak-klik sana sini ujung-ujungnya gk bisa di download)
Semua Filenya berExtensi PDF jadi harus di buka dengan Adobe Reader,Foxit Reader Dll










Bab 11 Firewall


Semoga dengan Adanya Ebook- ebook tersebut bertambahlah Wawasan anda

5 December 2013

Cara Membuat Slide Show Di Blog

Sebuah halaman blog yang tidak ada sentuhan foto atau gambar akan terasa membosankan. Jika sudah bosan, maka pengunjung blog tidak akan lama bertahan. Bukan hanya sebagai pernak-pernik, sebuah foto juga bisa memberikan kesan tersendiri. Orang akan lebih hafal dengan gambar daripada tulisan.

Sekarang, kita akan belajar untuk membuat
slide show, yaitu foto-foto yang ditampilkan secara bergantian dengan otomatis. Slide show bisa digunakan untuk menampilkan banyak foto tanpa menyita banyak space. Karena foto akan diputar layaknya sebuah video, sehingga lebih menarik dan hemat tempat.

Slide show bisa digunakan untuk menampilkan foto liburan yang banyak, atau memajang foto-foto produk untuk
toko online. Cara untuk membuat slide show ini sangat mudah, tidak perlu pintar photoshop atau flash. Kita tinggal menyiapkan foto yang sudah diupload (dihosting). Kita bisa memanfaatkan post blogger, Picasa, Photobucket, dan lain-lain.

Cara Mudah Membuat Slide Show Foto di Blog

1. Login ke blogger
2. Pilih Tata Letak kemudian Tambah Gadget
3. Pilih HTML/JavaScript
4. Masukan kode HTML berikut ini:
<script src='http://yourjavascript.com/53816065231/Database5.js' type='text/javascript'></script>
<script type="text/javascript" src="http://yourjavascript.com/65160840132/cycle.js"></script>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function() {
$('#content-slider').cycle({
fx: 'fade'
});
});
</script>
<style type="text/css">
#content-slider {
   position: relative;
   width: 100%;
   height: 250px;
   overflow: hidden;
   margin:0 auto;
}
#content-slider img {
   display: block;
   width: 100%;
   height: 250px;
}
</style>
<div id="content-slider">
<img src="URL Foto 1" />
<img src="URL Foto 2" />
<img src="URL Foto 3" />
<img src="URL Foto 4" />
</div>

5. Ganti URL Foto 1 dengan URL foto yang sudah dihost (upload)
6. Kita bisa juga menyesuaikan tinggi foto (height) dan lebarnya.
7. Kita bisa menambahkan atau menampilkan foto lebih banyak lagi dengan menambahkan kode sama seperti <img src="URL Foto 4" /> dan seterusnya.
7. Simpan jika sudah selesai.

3 December 2013

MEMBUAT ABSENSI OTOMATIS DI EXCEL

Daftar hadir siswa atau yang lebih dikenal dengan istilah absensi adalah salah satu bagian yang tak terlepaskan dari profesi guru. Alat inilah yang digunakan untuk menilai keaktifan siswa di kelas dalam hal kehadirannya. Namun, seringkali guru merasa kesulitan untuk merekapitulasi atau menghitung data kehadiran tersebut secara manual. Apalagi jika jumlah kelas dan siswa yang tidak sedikit ditambah dengan jumlah pertemuan yang juga tak sedikit. Belum lagi jika guru tersebut juga mengajar di sekolah lain. Oleh karena itu, kali ini Paman ingin berbagi aplikasi absensi siswa atau daftar hadir siswa menggunakan MS Excel.

Ada beberapa hal yang membedakan aplikasi absensi siswa dengan MS Excel ini yang tentunya akan memudahkan para guru dalam melihat tingkat kehadiran siswa baik secara individu maupun secara keseluruhan. Beberapa perbedaan tersebut di antaranya yaitu:

  1. Aplikasi absensi dengan MS Excel ini hanya bisa dijalankan menggunkan komputer (ber-OS Windows).
  2. Aplikasi absensi dengan MS Excel ini tidak hanya bisa disajikan secara digital (sebagai soft copy) tapi juga bisa dicetak (sebagai hard copy).
  3. Aplikasi absensi dengan MS Excel ini menyajikan otomatisasi data yang memudahkan para guru. Guru hanya perlu mengubah beberapa data yang diperlukan seperti nama sekolah, nama siswa, tanggal pertemuan dan lain-lain.
  4. Aplikasi absensi dengan MS Excel ini  sangat mudah dijalankan karena bentuknya dalam format MS Excel yang sudah dikenal. Guru hanya perlu meng-klik kolom di bawah tanggal pertemuan yang akan memberikan 4 pilihan: Hadir, Alpa, Izin dan Sakit. Setelah itu, pilih salah satu sesuai keadaan kehadiran siswa lalu semuanya akan terhitung secara otomatis.
  5. Aplikasi absensi dengan MS Excel ini bisa didownload gratis dan mudah diubah dalam bagian-bagiannya.
Aplikasi absensi dengan MS Excel ini Paman bagikan dalam dua format, yaitu format MS Excel 2007/2010 dan format MS Excel 97-2003. Silakan klik link di bawah ini untuk mendownload gratis aplikasi absensi dengan MS Excel ini.

APLIKASI ABSENSI SISWA MS EXCEL 97-2003 >> KLIK DI SINI
APLIKASI ABSENSI SISWA MS EXCEL 2007/2010 >> KLIK DI SINI

2 December 2013

Cara Mengetahui jumlah Laki-laki dan Perempuan di Excel

Pada postingan kali ini saya akan memberikan Tips menghitung banyaknya data berbeda dalam satu kolom di Microsoft Excel dengan menggunakan Rumus CountIF. Untuk lebih jelasnya langsung aja lihat contoh datanya berikut:



Buatlah Data seperti pada contoh gambar diatas, untuk mengisikan Jumlah Total, Jumlah Laki-laki dan Jumlah Perempuan gunakan rumus berikut:




Keterangan Rumus:
COUNTA digunakan untuk menghitung banyaknya data yang ada pada Range/kumpulan Cell, range dalam contoh diatas adalah dari B:B12
COUNTIF digunakan untuk menghitung banyaknya data berdasarkan kriteria, kriteria dalam contoh diatas adalah Laki-laki atau Perempuan.

Selamat Mencoba, semoga bermanfaat......

Download Versi PDF Klik Disini

29 November 2013

Cara Menyimpan File di google sites

ostingan ini sengaja saya buat untuk menjawab pertanyaan sobat sincereza pada postingan membuat link download. Kira-kira pertanyaannya seperti ini : “ke google sites udah register tapi kok malah buat blog lagi dmn buat simpen filenya?”. Mau balas komentar tersebut hitung-hitung bakalan panjang ngejelasinnya, lebih baik saya buat postingannya aja sekalian, kebetulan saya belum pernah membahas cara menyimpan file di google sites.
Sedikit cerita sebelum memulai tutorial cara upload file di google sites. Google sites  ini sebenarnya sebuah hosting yang sengaja di sediakan buat menyimpan file berupa gambar, dokumen, atau sejenisnya sebagai pengganti google pages yang pernah di tutup oleh google. Memang benar google sites juga bisa kita gunakan untuk membuat blog gratis. Namun berbeda dengan blogger dengan domain miscah.blogspot.com, di google site hasilnya akan seperti ini : sites.google.com/site/miscah

Saya tidak akan membahas membuat blog menggunakan hosting di google sites, yang akan saya bahas adalah cara menyimpan file di google sites. Buat sobat sincereza dan sobat blogger yang belum mengerti cara menggunakan google sites, berikut ini ada sedikit tutorialnya, semoga bermanfaat.

  1. Pada halaman depan, silahkan sobat login dengan account gmail sobat. Jika belum punya gmail, klik pada Sign up for Sites
    register
  2. Setelah login, klik tombol Create Site
    create site
  3. Isi saja nama yang sobat inginkan pada Name your site, kemudian klik Create Site.
    create site form
  4. Setelah selesai mengisi nama dan url, klik pada tab Create page
    create page
  5. Kemudian pilih pada File Cabinet dan isi Nama file tersebut, misalnya pada contoh saya mengisinya dengan nama Gambar dan pilih radio button Put page at the top level.
    create page form
  6. Setelah itu sobat sudah dapat mengupload file yang sobat inginkan, klik tab Add file.
    image
  7. Untuk menggunakan url hasil gambar yang sudah di upload, silahkan klik kanan pada link download, pilih copy link location.
    image
  8. Contoh linknya seperti ini :
    https://sites.google.com/site/ghaitsaa/gambar/art.jpg?attredirects=0&d=1

    Hapus yang berwarna merah, sehingga menjadi :
    https://sites.google.com/site/ghaitsaa/gambar/art.jpg
Mudah-mudahan bermanfaat.
  • Blogger news

  • Blogroll

    LOVE YOU